Menulis karya ilmiah dengan OpenOffice + Zotero + Firefox

Ketika surfing beberapa waktu lalu saya temukan Zotero, sebuah plugin firefox dan OpenOffice (juga
MS-Office).
Zotero mengubah firefox menjadi sebuah Reference Manager. Padanan yang mirip fungsi ini di dunia Windows adalah EndNote. Bedanya EndNote hanya jalan di Windows, komersil, dan ukurannya bermega-megabyte untuk didownload. Sedangkan Zotero tidak sampai 200 KByte (silahkan cek sendiri, tidak salah ketik: dua ratus kilobyte), open source, free, jalan di Linux dan Windows dan Mac, mendukung format BibTeX yang jadi standar de fakto di dunia Linux dan dunia akademik pada umumnya.

Supaya tidak lama-lama penasaran download disini: http://www.zotero.org

Buat rekan-rekan yang belum “nangkep” juga apa itu Zotero, Zotero memudahkan kita untuk menyusun daftar kepustakaan yang biasanya diletakkan di akhir tulisan-tulisan ilmiah. Biasanya ketika kita membuat daftar kepustakaan, kita akan dipusingkan dengan gaya penulisan kepustakaan, urutannya, style (Vancouver, Harvard, AMS, Elsevier, dlsb, sebuah daftar yang sangat panjang). Jika ada perubahan pada teks utama, biasanya daftar kepustakaan bisa turut berubah. Kalau perubahannya cukup banyak, apalagi pada karya ilmiah yang kompleks, misalnya Tesis atau Buku Teks, penyusunan dan pengecekan kembali daftar pustaka merupakan tugas yang sangat memakan waktu dan sangat mudah salah. Di dunia Linux, sudah ada BibTeX yang cukup lama dan matang malang melintang di dunia *nix. Tapi, BibTeX baru bisa dipake bersama sistem TeX/LaTeX, sementara cukup banyak orang lebih familiar dengan Word Processor WYSIWYG seperti OpenOffice atau MS-Office. Nah disinilah Zotero jadi penengah. Format BibTeX yang banyak didukung oleh situs-situs ilmiah dunia (seperti citeseer, PubMed) bisa ditangani oleh Zotero. Dan bukan hanya itu, ketika kita sedang surfing dengan Zotero dan menemukan kepustakaan yang menarik, Zotero langsung bisa memasukkannya ke dalam Database daftar pustaka sehingga kita tidak perlu repot mengetik ulang. Tugas mengurutkan daftar pustaka dan menyesuaikan style diambil alih oleh Zotero. Hasil akhirnya masih bisa kita edit sesuai selera.

Memakai Zotero bisa menjadi solusi bagi rekan-rekan yang masih sangat tergantung dengan LaTeX/BibTeX (seperti saya :-)) tapi kadang-kadang perlu mengetik dengan OpenOffice supaya bisa diedit oleh pihak lain yang tidak [mau] mengerti soal LaTeX.

~ by Na2nk on April 19, 2008.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: